Framework adalah sekumpulan fungsi, class dan aturan. Berbeda dengan library yang sifatnya untuk tujuan tertentu saja, framework bersifat menyeluruh mengatur bagaimana kita membangun aplikasi. Framework memungkinkan untuk membangun sebuah aplikasi dengan lebih cepat. Karena developer hanya akan memfokuskan pada pokok permasalahan yang diminta untuk sebuah aplikasi, sedangkan hal-hal penunjang lainnya seperti koneksi database, form validation, GUI dan security, umumnya telah disediakan oleh framework.
Berbeda dengan CMS siap untuk langsung dijalankan tanpa memikirkan untuk menuliskan kode program sendiri, menggunakan
framework kode pemrograman harus ditulis. Perbedaanya terletak pada jenis framework yang kita gunakan, karena setiap framework memiliki lingkungan dan kode program yang berbeda-beda.
Sebuah framework juga menyediakan beberapa fungsi siap pakai yang dapat digunakan untuk membantu proses pembuatan sebuah website atau aplikasi. Sehingga akan terdapat banyak kode yang atau fungsi yang tidak seperti biasanya, karena fungsi tersebut merupakan bawaan dari framework yang digunakan.
Berikut ini adalah beberapa contoh PHP framework :
1. Yii
2. Code Igniter
3. Cake PHP
4. Zend
5. Symfhony
6. PHPDevShell
7. Prado
8. Akelos
9. ZooP
10. QPHP
Secara umum framework menggunakan struktur MVC (Model, View, Controller). Bila digambarkan strukturnya seperti berikut :
Input > Processing > Output = Controller > Model > View
Leave a Reply
One Comment (Leave a Reply)
You ought to really think about engaged on growing this blog into a serious authority on this market. You evidently have a grasp handle of the subjects everyone is looking for on this website in any case and you might certainly even earn a buck or two off of some advertisements. I might explore following current subjects and raising the amount of write ups you put up and I guarantee you’d start seeing some superb focused traffic in the near future. Just a thought, good luck in no matter you do!